Memalukan! Oknum Guru PAI di Tasikmalaya Diduga Terlibat Skandal Tak Senonoh

Korupsi.ID || Tasikmalaya — Seorang pendidik seharusnya menjadi panutan, terlebih jika profesinya adalah Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang memiliki tanggung jawab membentuk karakter dan akhlak mulia para siswa. Namun sangat disayangkan, seorang oknum guru PAI berinisial AY justru diduga mencoreng dunia pendidikan dengan perbuatan yang tidak patut dan bertentangan dengan nilai moral serta agama.

Informasi yang dihimpun, oknum guru tersebut mengajar di SMP Terpadu Al-Munir, Kecamatan Gunungtanjung, Kabupaten Tasikmalaya, yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya dan berbasis pesantren. Tindakan tidak senonoh yang dilakukan oleh AY disebut-sebut sebagai bentuk pelanggaran berat terhadap etika dan profesi guru.

Bacaan Lainnya

Saat dikonfirmasi pada Sabtu (2/8/2025), Kepala SMP Terpadu Al-Munir, Habibullah, S.Pd, membenarkan adanya kasus tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak sekolah bersama yayasan telah melakukan musyawarah dan mengambil keputusan tegas.

“Kami telah sepakat dan memutuskan secara formal untuk menonaktifkan oknum guru berinisial AY dari aktivitas mengajar, terhitung sejak enam hari lalu. Surat keputusan juga telah kami keluarkan secara resmi. Apalagi beliau baru saja masuk Pendidikan Profesi Guru (PPG),” ujarnya.

Lebih lanjut, kepala sekolah menyayangkan perbuatan AY yang dinilai sangat memalukan, terlebih dilakukan oleh seorang guru agama yang seharusnya memberikan teladan baik. Diketahui pula, AY diduga menjalin hubungan terlarang dengan suami orang, hingga muncul tudingan bahwa ia telah menjadi pelakor (perebut laki orang).

Aparat Penegak Hukum (APH) dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya diharapkan segera turun tangan dan menindaklanjuti kasus ini secara profesional dan menyeluruh, termasuk melakukan pemeriksaan kedinasan terhadap yang bersangkutan. Terlebih, AY juga diketahui mengajar di sekolah lain.

Jika hal ini dibiarkan, bukan hanya mencoreng nama baik lembaga pendidikan, tetapi juga memberikan preseden buruk bagi dunia pendidikan secara umum—khususnya bagi profesi guru PAI yang seharusnya menjadi suri teladan akhlak dan iman.

Bersambung…

Reporter: Andry. F

Pos terkait