Pembangunan TPT Di Desa Loji Kobong Dituding Warga Kelebihan Anggaran

Tembok Penahan Tanah

Majalengka || Pemerintahan Desa Loji Kobong Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka diduga terus menjadi sorotan warganya dalam pengalokasian program dana desa tahap 2 tahun anggaran 2024 yang direalisasikan untuk pembangunan TPT Tembok Penahan Tanah.

Pasalnya Menurut informasi dari narasumber yang enggan di publikasikan namanya , kamis 19/09/2024 mengatakan. “Program dana desa tahap 2 tahun anggaran 2024 yang di realisasikan untuk kegiatan pembangunan TPT dilingkungan desa loji kobong di estimasi ada lebihan anggaran. Katanya 19/09

Dia juga menyebutkan bahwa, “lebihan anggaran tersebut dari nilai anggaran sebesar Rp.149.826.000, (Seratus Empatpuluh Sembilanribu Delapanratus Duapuluh Enamribu Rupiah) sumber keuangan dana desa tahap 2 tahun ini, yang direalisasikan oleh pemerintah desa loji kobong besaran nilai volume fisik TPT tersebut: P:254m x T:1m x Lb:50cm x La:40cm ” Terang narasumber 19/09

Pembangunan TPT

Dengan rincian yang di estimasi sesuai dengan SBD Setandar Belanja Daerah Kabupaten Majalengka oleh tenaga ahli yang namanya tidak berkenan di ekspose, membenarkan adanya dugaan lebihan anggaran dengan nilai yang di estimasi kurang lebih 50juta rupiah.

Sementara itu Kepala Desa Loji Kobong saat diminta klarifikasinya oleh redaksi melalui sambungan pesan aplikasi watshapnya menjawab melalui voice note nya,

“Waalaikumsalam wr wb silahkan bapak besok pagi kita tunggu di kantor desa jam 09 pagi. Untuk mendengarkan klarifikasi secara langsung, soalnya kalau dari udara pertama dugaan ini bisa menimbulkan fitnah, kedua bisa menimbulkan miss komunikasi kesalahpahaman yang akhirnya menyebabkan putus silaturahmi” Ucap Kades kamis 19/09

Nanti kita bersama-sama ngobrol didarat, sebab dari pihak Pemerintahan Desa membuka lebar untuk bersilaturahmi dengan media apapun. Karena siapapun medianya bagi saya dianggap mulia, secara hubungan saya ke media siapapun bagus. Saya senang kalau ada komunikasi yang terjalin secara baik. Harapnya

“Intinya terkait aduan apapun pak, adalah hal wajar sebab dunia politik masih tetap saja masih ada yang pro dan kontra. Terkait klarifikasi, besok saya tunggu di balai desa jam 09.00 terimakasih”. Pungkas kades (red)

Pos terkait