KPK Sita Motor Royal Enfield Milik Ridwan Kamil, Terkait Kasus Korupsi Iklan Bank BJB

KPK Sita Motor Royal Enfield Milik Ridwan Kamil, Terkait Kasus Korupsi Iklan Bank BJB

Korupsi.id || Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperluas penyidikan dalam kasus dugaan korupsi dana promosi dan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Salah satu perkembangan terbaru dalam proses hukum ini adalah penyitaan satu unit motor mewah Royal Enfield milik Ridwan Kamil, mantan Gubernur Jawa Barat.

Penyitaan dilakukan dalam rangkaian penggeledahan yang dilakukan pada Senin, 10 Maret 2025, di sejumlah lokasi di Bandung, termasuk kediaman pribadi Ridwan Kamil. Informasi ini dikonfirmasi oleh Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, pada Senin (14/4), yang menyatakan singkat, “Benar,” saat dikonfirmasi media mengenai penyitaan tersebut.

Bacaan Lainnya

Pengusutan ini bermula dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang mencatat adanya dugaan penyimpangan pada anggaran promosi dan iklan Bank BJB dalam tahun buku 2021–2023. Dari total anggaran sebesar Rp801 miliar, sekitar Rp341 miliar dialokasikan untuk belanja iklan media massa. Namun, BPK menemukan dugaan kebocoran dana mencapai Rp28 miliar dalam alokasi tersebut.

KPK telah menetapkan lima orang tersangka yang terdiri dari unsur penyelenggara negara dan pihak swasta. Meski hingga saat ini nama Ridwan Kamil belum termasuk di dalam daftar tersangka, penggeledahan di kediamannya menjadi sorotan publik dan menimbulkan spekulasi luas terkait posisi dan peranannya dalam perkara ini.

Menanggapi penggeledahan tersebut, Ridwan Kamil membenarkan bahwa dirinya didatangi oleh tim penyidik KPK. Ia menyatakan bahwa proses dilakukan secara profesional dan dirinya menerima kedatangan tim KPK dengan sikap terbuka.

“Bahwa benar kami didatangi oleh tim KPK terkait perkara di BJB. Tim KPK sudah menunjukkan surat tugas resmi,” ujar Ridwan Kamil dalam pernyataan tertulis. Ia juga menegaskan komitmennya untuk bersikap kooperatif dan mendukung penuh proses penyidikan yang sedang berjalan.

Ketua KPK Setyo Budiyanto sebelumnya juga telah membenarkan bahwa penggeledahan di Bandung berkaitan dengan penyidikan perkara korupsi di lingkungan Bank BJB.

Meski demikian, publik kini menanti kejelasan lebih lanjut: apakah penyitaan motor Royal Enfield tersebut berkaitan langsung dengan aliran dana dari Bank BJB, atau semata bagian dari upaya pelacakan aset dalam rangka pembuktian penyimpangan anggaran.

Pos terkait